Berlibur ke Negeri Sakura

Jepang merupakan salah negara yang menjadi tujuan pada wisatawan dunia. Setiap wisatawan ingin mengabadikan momen saat winter dan spring. Apalagi bagi negara-negara yang tidak mengalami winter, maka menjadi pengalaman baru berkunjung ke Jepang saat winter. Agar liburanmu tidak mengalami banyak masalah, kamu harus melakukan persiapan yang matang sebelum berangkat ke Jepang. Apa saja persiapan yang harus dilakukan untuk liburan di Jepang? Penjelasannya ada di bawah ini.

1. Pemilihan waktu
Pemilihan waktu menjadi satu hal yang penting karena pemilihan waktu sangat berpengaruh terhadap apa yang akan kamu bawa dan momen yang akan kamu abadikan. Kebanyakan wisatawan memilih waktu winter di bulan Januari  dan memilih waktu spring diakhir maret hingga awal april. Jika kamu memilih winter, maka kamu siap-siap membawa pakaian yang tebal karena suhu jepang diwaktu itu hingga dibawah 0 derajat celsius. Kebayang ya kalau kamu gak bawa pakaian yang menghangatkan tubuhmu. Biasanya wisatawan memilih untuk mengabadikan momen di hamparan salju. Pada musim semi, Kamu juga harus mempersiapkan pakaian yang sesuai karena pada musim ini suhu Jepang masih dibawah 20 derajat celsius sehingga masih cukup dingin. Pada musim ini, kamu dapat melihat indahnya sakura.

2. Dokumen Penting 
Setiap wisatawan yang berkunjung ke Jepang harus memiliki dokumen yang lengkap. Dokumen menjadi faktor penting saat berada di Jepang. Dokumen yang harus dilengkapi seperti pasport dan Visa. Pasport terdiri atas pasport biasa dan pasport elektronik (e-pasport). Manakah pasport yang kamu miliki? Jika kamu pemegang pasport biasa maka kamu harus mengurus Visa biasa. Pengurusan Visa ini cukup memerlukan banyak dokumen pendukung yang lengkap dan membayar sebesar IDR 370.000. Informasi pembuatan Visa dapat mengunjungi website resmi Kedutaan Besar Jepang( Klik disini). Jika kamu pemegang e-pasport, kamu dapat menggunakan visa waiver. Visa waiver dapat diurus di Kedutaan Besar Jepang. Kamu cukup mengisi form yang tersedia dan 1 hari berikutnya Visa kamu telah selesai.

3. Itinerary
Rencanakan perjalananmu dengan baik karena ini akan berpengaruh terhadap transportasi yang kamu gunakan. Itinerary berisi beberapa informasi meliputi waktu, aktivitas, tempat, transportasi yang digunakan, biaya yang dikeluarkan dan informasi tambahan. Itinerary juga menjadi salah satu syarat saat pembuatan Visa biasa. Format itinerary yang digunakan dapat didownload pada website Kedutaan Besar Jepang. Dalam pembuatan itinerary, perlu membaca banyak informasi dan bertanya kepada teman yang telah berpengalaman. Informasi terkait transportasi yang digunakan, jarak, waktu tempuh, waktu open tempat wisata. Jangan sampai Kamu datang saat tempat wisata tersebut telah tutup.

4. Transportasi
Berdasarkan itinerary yang Kamu buat, Kamu dapat menentukan transportasi yang kamu gunakan. Jika kamu dari Indonesia, Kamu dapat memilih beberapa maskapai penerbangan. Harga tiket pesawat sangat bervariasi tergantung maskapai yang kamu gunakan dan waktu kamu membeli. Beberapa traveller menggunakan kesempatan tiket promo. Biasanya mereka membeli tiket 1 tahun sebelum keberangkatan. Jika ingin memperoleh tiket yang sedikit terjangkau, lakukan pembelian jauh-jauh hari. Selain itu, jenis maskapai juga sangat berpengaruh dengan harga tiket. Pilih maskapai sesuai isi kantong. Sebelum membeli, perhatikan fasilitas yang diberikan oleh maskapai seperti bagasi dan syarat lainnya. Kamu dapat membeli tiket di Traveloka, Airyroom, nusatrip.com, dan situs resmi maskapai.
Rute perjalanmu dapat disusun melalu bantuan google map dan Hyperdia. Google Map telah dilengkapi dengan rute yang dapat dipilih, transportasi yang digunakan dan harga yang harus dibayar. Fitur yang sama juga dimiliki oleh Hyperdia. Transportasi yang dapat dipilih di Jepang seperti subway, JR Pass dan Bus. Dalam jarak dekat biasanya tidak tersedia transportasi publik, jadi kamu sedikit harus berjalan. Pembelian tiket dapat dilakukan di stasiun dengan mesin yang tersedia. Kamu harus teliti memperhatikan rute yang dipilih. Selalu cek harga tiket pada dinding dekat mesin pembelian tiket karena layar mesin tidak menyebutkan destinasimu melainkan menyebutkan nominal dalam JYP. Jangan khawatir karena tersedia bahasa Inggris pada mesin tersebut. Jika kamu tidak ingin ribet, bisa membeli tiket yang berlaku beberapa hari seperti Osaka Pass, Osaka-Kyoto Pass. Osaka Pass merupakan paket transportasi dan wisata di wilayah Osaka. Jika ingin lebih hemat kamu dapat membeli paket ini. Dengan membayar sekitar IDR 276.000 kamu bisa berkunjung ke berbagai wisata dan menggunakan berbagai transportasi. Informasi lebih lanjut, kamu dapat mengunjungi (Klik disini). Sedangkan Osaka-Kyoto Pass dapat digunakan di kyoto dan Osaka dengan beberapa ketentuan. Salah satu tempat untuk membeli paket ini ialah di stasiun Yodhobashi. Saat pembelian, kamu harus membawa pasport.

5. Penginapan
Pilih penginapan sesuai kebutuhanmu. Jika kamu solo traveller, kamu dapat memilih kamar single atau kamar bersama. Jika kamu tim, kamu dapat memilih appartemen. Appartemen biasanya dilengkapi oleh dapur sehingga kamu dapat memasak apa yang kamu inginkan. Siapa tahu kamu rindu makan soto, bakso dan lain-lain, indomie dapat mengobati kerinduanmu. Kamu dapat melihat referensi penginapan di traveloka dan booking.com.

6. Internet
Salah satu kebutuhan primer saat berkunjung ke Jepang ialah Internet. Internet akan membantu kamu saat mencari rute terdekat menggunakan google map, biar kamu gak nyasar saat menuju penginapan. Selain itu kamu butuh internet saat mentranslate bahasa Inggris ke bahasa Jepang dan bahasa lainnya. Kebutuhan internet juga untuk mendukung publikasimu disosial media. Meskipun tersedia fasilitas internet di Bandara dan penginapan, kamu juga harus tetap menyediakan fasilitas sendiri.
Kamu dapat menggunakan internet roaming dari GSM Indonesia, kamu juga bisa menyewa wifi portabel. Jika internet roaming, satu kartu hanya untuk satu user. Jika kamu menggunakan wifi portabel, 1 wifi bisa digunakan untuk 5 user. Kamu dapat menyewa wifi portabel di javamifi.

7. Makanan/ Minuman
Sebagian wisatawan muslim sering khawatir saat berkunjung ke Jepang. Kamu bisa masak sendiri atau membeli. Di Jepang terdapat beberapa restoran halal. Letak restoran halal dapat diketahui melalui aplikasi halal navi. Kamu juga dapat mengkonsumsi onigiri yang berisi ikan salmon dan vagetables. Karena tulisannya yang ada pada bungkus menggunakan bahasa Jepang, Kamu harus menanyakan langsung ke kasir. Selain itu, kamu dapat membeli nasi cup seharga 100 JYP sekitar IDR 13.000. Nasi tersebut dapat dipanaskan saat membeli atau dipanaskan sendiri menggunakan microwave. Kamu bisa menikmati nasi tersebut bersama abon yang dibawa dari Indonesia. Dalam membeli minuman, Kamu dapat mengkonsumsi minuman mineral dan minuman jus atau susu yang tertulis 100 %. Kamu dapat berbelanja kebutuhan tersebut di Family Mart, 7 eleven, Lawson yang buka 24 jam.

8. Bahasa
Masyarakat Jepang tidak semuanya yang paham akan bahasa Inggris sehingga Kamu juga harus mempersiapkan kosa kata sederhana dalam bahasa Jepang. Kamu dapat menggunakan aplikasi bantuan seperti google translate. Jangan khawatir saat belanja, karena rata-rata harga telah tertera pada benda yang akan kamu beli sehingga kamu tidak perlu bertanya.

Terima kasih telah berkenan berkunjung ke Blog ini. Semoga bermanfaat dan sukses untuk liburanmu di Negeri Sakura.