Explore Kota Palembang

             Terik mentari menyapa saat keluar dari ruangan, Akupun segera mencari tempat yang teduh sambil memesan transportasi melalui aplikasi. Setelah 10 menit, sebuah mobil menghampiriku. Akupun segera masuk mobil. Sepanjang perjalanan Aku memperhatikan jarum jam tanganku. Jalanan siang itu tidak terlalu macet sehingga Aku bisa segera tiba di penginapan. Usai membayar biaya transportasi, Aku segera masuk ke hotel. Istirahat sejenak, Aku segera mandi karena Aku harus segera check out dari hotel. Selesai mandi, Aku segera memakai pakai dan membereskan semua pakaian dan sepatu kedalam tas. Waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB, Aku sejenak memikirkan tempat yang aku kunjungi setelah check out dari hotel. Aku tahu, mobil yang aku pesan untuk kembali ke kampung halaman pukul 19.00 WIB sehingga Aku memiliki waktu sekitar 6 jam untuk jalan-jalan di Kota ini. Selain itu, Aku hanya membawa 1 tas ransel sehingga Aku tidak mengalami kesulitan untuk berjalan.
               Akupun berkunjung ke tempat-tempat yang menjadi landmark Kota Palembang. Selain itu, Aku ingin mencoba Light Rail Transit (LRT). Setelah selesai merapikan, Akupun segera menuju resepsionis. Akupun meminta izin nunggu di lobby beberapa menit. Aku menunggu adzan dzuhur dan segera menuju masjid di sekitar hotel. Usai melaksanakan sholat, Aku memesan transportasi  melalui aplikasi. 10 menit menunggu, sebuah mobil menghampiriku dan menuju ke Benteng Kuto Besak Palembang. Aku mengunjungi tempat ini untuk kedua kalinya. 
                Tempat ini pernah Aku kunjungi bersama sahabatku Eko dan Dinda. Akupun mengabadikan kunjunganku dalam sebuah foto. Tempat yang menjadikan kita ingat moment yang pernah terjadi. Tempat ini menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi saat ke Kota Palembang. Usai berfoto-foto, Aku segera menuju stasiun LRT yang berada berdampingan dengan jembatan Ampera. Sebenarnya di dekat Benteng Kuto Besak ada museum Sultan Mahmud Badaruddin II, namun siang itu Aku lebih memilih segera membeli tiket LRT dari stasiun ampera menuju Jakabaring Sport City. 
              Aku segera membeli tiket dan menunggu di ruang tunggu. Kali pertama Aku menggunakan LRT di Indonesia sehingga Aku sangat antusias. Menurutku tiketnya cukup terjangkau. Tiket ampera-Jakabaring IDR 5000. Sekitar 15 menit waktu yang diperlukan dari Ampera ke Jakabaring. Setibanya di Stasiun Jakabaring, Aku segera keluar stasiun dan menuju Gelora Sriwijaya. Cukup melelahkan berjalan kaki dari stasiun, Akupun beristirahat sejenak di taman yang ada kursinya. Akupun mengingat Event International yang diselenggarakan di tempat ini tahun lalu. Kala itu, Aku hanya menyaksikan dari layar televisi. Kini, Aku bisa melihat langsung Gelora Sriwijaya. Suasananya cukup ramai dan areanya sangat luas sehingga Aku memilih melihat di bagian depan saja kemudian sholat di masjid.
             Usai melaksanakan sholat ashar, Aku meninggalkan Gelora Sriwijaya untuk mencari rumah makan. Aku segera menikmati makanan yang aku pesan dan menunggu mobil yang menjemputku untuk kembali ke kampung halaman. 6 jam untuk mengeksplore Kota ini tidak akan cukup. Akupun kini tak lagi merasa penasaran dengan LRT dan Jakabaring. Aku berharap dapat berkunjung ke Provinsi ini lagi untuk mengeksplore destinasi lainnya.     




2 Komentar