Sepekan di Negeri Matahari Terbit

Hai Travellers,
Mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke Negeri Sakura adalah kesempatan yang sangat berharga. Bagaimana tidak, banyak Travellers yang memiliki impian untuk melihat langsung Negeri Matahari terbit. Apa saja yang membuat Travellers ingin berkunjung ke Jepang?


Travellers,
Kali ini Penulis ingin membagikan pengalaman sepekan berada di Negeri Sakura.

1. Kedisiplinan
Disiplin adalah sikap yang ditunjukkan dengan mengerjakan suatu pekerjaan dengan tepat waktu. Kedisiplinan di Kota Jepang sangat terlihat sekali. Masyarakat Jepang mencoba berjalan cepat hingga berlari agar tidak tertinggal oleh kereta api (Subway atau JR Pass). Transportasi yang satu ini sangat on time datang dan berangkat sehingga masyarakat Jepang telah terbiasa untuk tepat sesuai jadwal.

2. Transportasi
Travellers, jangan membayangkan kamu dapat menggunakan transportasi online di Jepang. Masyarakat Jepang lebih cenderung dengan transportasi publik karena masyarakat jarang menggunakan transportasi pribadi sehingga Travellers akan melihat kendaraan yang tidak banyak di jalan raya. Travellers dapat menggunakan Train dan Bus. Transportasi ini sudah terintegrasi satu sama lain. Travellers juga bisa mengecek rute transportasi melalui Google Map dan Hyperdia. Kedua aplikasi tersebut menyediakan informasi yang cukup kompleks.

3. Kebersihan
Travellers, Kamu akan jarang menemui tempat sampah di kawasan wisata. Meskipun tak ada tempat sampah, Travellers juga tidak menemukan sampah. Bagaimana bisa? Masyarakat Jepang memiliki kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, jika tidak tersedia tempat sampah maka masyarakat dapat membawa pulang sampah miliknya. Beberapa tempat wisata memberikan pemberitahuan untuk membawa sampah yang dibawa sendiri. Jadi, saat Travellers tidak menemukan tempat sampah, siap-siap menjadikan tas sebagai tempat sampah sementara.

4. Teknologi
Travellers, Jepang sangat terkenal dengan kemajuan dalam bidang teknologi. Dimulai dari toilet. Toilet di Jepang berbeda dengan negara-negara yang lain. Travellers perlu mempelajari toilet Jepang melalui tutorial di YouTube karena toilet di Jepang memiliki banyak tombol. Selain itu, beberapa lampu ruangan dan kran air menggunakan sensor. Belum lagi membahas teknologi dalam skala besar.

5. Kejujuran
Travellers, saat di Jepang sering kali kita bingung menghitung uang saat di kasir. Jangan khawatir, kita cukup mengeluarkan uang koin yang kita miliki pada telapak tangan, nanti kasir akan menghitung pada wadah yang telah disediakan. Travellers, saat saldo kartu train habis masyarakat berhenti saat melewati mesin tiket padahal tidak ada petugas yang mengawasi. Mereka mundur dan mengisi saldo kartu kemudian melewati mesin tiket.

6. Budaya Antri
Travellers, Apa yang kamu lakukan ketika restoran yang ingin kamu kunjungi penuh? Tentu kamu mencari restoran alternatif lainnya, namun tidak dengan masyarakat Jepang. Masyarakat Jepang rela mengantri di luar restoran untuk makan di sebuah restoran. Budaya antri juga terlihat saat menunggu Kereta datang dan di kasir. Mereka cenderung memberikan jalan bagi penumpang yang akan keluar kereta, selanjutnya akan masuk setelah tak ada lagi yang keluar dari kereta. Budaya antri juga terlihat saat membeli tiket di mesin.

7. Toleransi
Travellers, saat kamu bingung Kamu jangan khawatir untuk bertanya kepada orang yang ada disekitarmu karena masyarakat Jepang mau membantu meskipun terkadang mengalami kesulitan dalam bahasa karena tidak banyak yang memahami bahasa Inggris. Travellers dapat menggunakan Google Translate untuk berkomunikasi dengan masyarakat Jepang. Saat kamu salah membeli tiket kereta, jangan khawatir karena kamu bisa refund dengan mudah kepada petugas. Usahakan internetmu support untuk mendukung aplikasi yang kamu gunakan.