Sedang Dalam Perbaikan

Mohon maaf atas ketidaknyamanannya

16 Sep 2017

Explore Bali

            Bali, ketika mendengar kata tersebut maka apa yang terbayang dipikiranmu? Bali menjadi salah satu destinasi yang dikunjungi saat wisatawan asing datang ke Indonesia. Wajar jika Bali menjadi salah satu list kunjungan bagi wisatawan asing di Indonesia karena Bali memiliki tempat wisata yang sangat menarik. Dan begitu pula denganku. Aku memilih Bali menjadi salah satu kunjunganku selama studi di tanah Jawa. Akupun mulai membuat perencanaan keberangkatan. Awalnya, Aku akan berkunjung pada pergantian tahun 2016 menuju tahun 2017 namun Aku membatalkan semua akomodasi yang telah dipesan karena beberapa hal. Pada awal september, akhirnya Aku berkesempatan melihat Bali secara langsung tak hanya lagi di layar kaca. 

                 Apa saja yang perlu dipersiapkan saat datang ke Bali? Sebelum berangkat ke Bali, ada beberapa hal yang perlu di persiapkan. Pertama, mempersiapkan budget yang cukup baik untuk akomodasi maupun untuk tiket masuk wisata karena ada beberapa biaya tak terduga. Kedua, membuat list kunjungan. Usahakan, kamu membaca beberapa referensi melalui beberapa sumber baik internet maupun bertanya ke teman. Selain itu, informasi dapat diperoleh dari peta destinasi wisata di Bali. Buat pemetaan kunjungan yang baik karena jarak destinasi wisata antara satu destinasi dan lainnya cukup jauh. Ketiga, persiapkan informasi transportasi yang bisa digunakan saat ke Bali dan dari Bali serta di Bali. Transportasi saat menuju ke Bali, dapat menggunakan jalur darat dan udara. Saat berada di Bali, ada beberapa transportasi yang dapat digunakan  yaitu rental motor, Trans Sarbagita, Go-Jek (Gobike, Gocar) dan Grab. Keempat, persiapkan kebutuhan pribadi. Barang bawaan tidak perlu terlalu banyak sesuaikan kebutuhan. Jika kunjungan hanya 2 sampai 3 hari, tas ransel dapat men-cover semuanya. Kelima, download semua aplikasi pendukung seperti gojek, grab, pegipegi.com, traveloka. Hal ini sangat membantu saat mengalami kesulitan mencari kendaraan umum dan penginapan terdekat.
              Wisata apa saja yang dapat dikunjungi saat berada di Bali? Saat berkunjung ke Bali, ada beberapa destinasi yang dapat dikunjungi meliputi Sanur Beach, Kuta Beach, Pandawa Beach, Tanah Lot, Gunung Batur, Bedugul, Batur Lake, Nusa Penida, Pura Uludanu, Ubud. Dalam waktu dua hari, Aku mengunjungi beberapa destinasi. 

1. Sanur Beach
    Setelah satu malam perjalanan Malang-Bali, Aku tiba di Bali sekitar pukul 08.00 WITA. Biaya perjalanan Malang-Bali sekitar Rp 220.000,00 per seat untuk sekali perjalanan. Biaya tersebut mencakup makan malam, snack, biaya penyeberangan (Kapal Very), Wifi dan Charger HP. Informasi terkait travel dapat diperoleh melalui internet. 
      Sanur Beach menjadi destinasi pertama saat berkunjung di Bali. Sanur Beach terletak di Denpasar. Berdasarkan rekomendasi teman, maka Aku memilih menikmati Sanur Beach dipagi hari. Benar-benar memiliki pemandangan yang sangat indah. Intensitas cahayanya cukup mendukung saat ingin mengabadikan dalam sebuah lensa. Tidak dikenakan biaya saat masuk destinasi ini. Selain menikmati pantai yang indah, Kamu juga dapat menyewa sepeda untuk berjalan-jalan. Tarif penyewaan sepeda cukup terjangkau sekitar Rp 10.000 sampai Rp 15.000 per jam. Ombaknya yang tenang membuat kamu bisa mandi di Pantai ini. Jangan khawatir, ada tempat pemandian umum yang dapat digunakan setelah mandi di pantai. Tarif kamar mandi cukup terjangkau yaitu Rp 3000,00 sampai Rp. 4. 000,00. Selain pantai, Sanur Beach juga memiliki pemandangan menarik yaitu pemandangan sederet cafe di pinggir pantai. 



 2. Kuta Beach
     Kuta Beach merupakan destinasi kedua kunjunganku. Letaknya cukup jauh dari Denpasar. Di lihat di peta, Kuta Beach lebih ke arah selatan. Dari Sanur, kamu bisa menuju halte Trans Sarbagita yang tujuannya ke Central Kuta. Biaya sekali perjalanan Trans Sarbagita Rp 3.500.00. Setelah turun di Central Kuta, Kamu dapat menggunakan transportasi online seperti Gocar.
     Untuk masuk ke kawasan Kuta Beach, kamu tidak dikenakan tiket masuk. Kalau berkunjung di siang hari, siap-siap pakai sunblok ya karena cukup membuat kulit menjadi eksotis.

 3. Pandawa Beach
        Pandawa Beach menjadi salah satu destinasi yang cukup hits dikalangan pengguna sosial media seperti instagram. Akupun tertarik untuk berkunjung destinasi ini. Pemandangan pantai yang indah dapat Ku nikmati dari berbagai sudut. Pantai ini terletak di Desa Kutuh. Untuk masuk ke destinasi ini, pengunjung domestik dikenakan biaya tiket sebesar Rp. 8.000,00 dan biaya parkir sebesar Rp. 5.000,00.
       Untuk rute perjalan dari Kuta Beach, Aku menggunakan transportasi online untuk menuju halte central Kuta. Kemudian, menggunakan tranportasi umum Trans Sarbagita menuju uluwatu. Dari uluwatu menuju Pandawa Beach, Aku menggunakan Gocar. Saat akan keluar dari Pandawa Beach, akan mengalami kesulitan transportasi. Untuk mencari transportasi online, Aku harus berjalan keluar gerbang Pandawa Beach hingga 1,5 km.
4. Taman Rama Shinta
     Taman Rama Shinta merupakan sebuah taman yang terletak diperempatan di Mengwi.Awalnya Aku tak berencana kesini namun saat akan menuju terminal Bus Mengwi, Aku melewati taman ini. Akupun mengabadikan beberapa foto hingga pada akhirnya melanjutkan perjalanan.

5. Ubud
    Ubud merupakan destinasi wisata kunjungan yang terakhir Ku kunjungi. Kami menelusuri perjalanan sepanjang hingga kami lelah. Kami menemukan beberapa spot foto. Salah satu wisata di Ubud yang kami kunjungi ialah Bali Ubud Monkey Forest.
      Demikian perjalananku selama 2 hari di Bali. Semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi pembaca dalam memilih destinasi yang di kunjungi. Bali, Ku tahu 2 hari bukanlah waktu yang cukup bagiku tuk mengenalmu. Aku akan akan mengenalmu pada lain kesempatan nanti. Aku tahu banyak cerita yang belum ku tahu.
      

10 Jan 2017

Ceritaku : 99 Kisah Inspirasi Bidikmisi

              Menjelang hari petang, Aku membaca postingan rekanku di grup Whatsapp. Postingan tersebut terkait Lomba Karya Kisah Inspiratif. Permadani Diksi Nasional bersama Kemenristekdikti mempersembahkan Lomba Karya Kisah Inspiratif bagi mahasiswa Bidik Misi maupun alumni mahasiswa Bidik Misi Tingkat Nasional. Hasil lomba tersebut dikumpulkan menjadi sebuah buku antologi yang akan diberikan melalui Menristekdikti kepada Presiden Ir. Joko Widodo pada acara HAKTEKNAS-21 tanggal 9-12 Agustus 2016 di Solo, Jawa Tengah. 
              Hari itu, Aku merasa bimbang diantara ikut berpartisipasi atau tidak. Berbagai pertimbangan muncul karena waktu yang tersedia cukup singkat. Namun sebagai alumni, Aku ingin berpartisipasi. Mengenai diterima atau tidak ceritaku, itu urusan akhir. Akupun mulai mengerjakan setelah sholat Maghrib. Aku mengerjakannya seakan kejar tayang karena esok pukul 15.00 WIB telah di tutup sehingga waktuku kurang dari 24 jam menuju deadline. Akupun menyelesaikan ceritaku disela-sela membantu orang tua. Dengan tekat berpartisipasi, Aku mampu menyelesaikan pada pukul 11.00 WIB. Sebelum menunaikan sholat Jum'at, Aku mengirim karya kepanitia.
          Usai mengirim, Aku hanya berdo'a bahwa karyaku tak indah namun itulah ceritaku. Aku berharap dapat memberikan inspirasi kepada orang lain meskipun Aku tahu kisahku tak sebanding dengan penulis lainnya. Beberapa minggu kemudian, Akupun mendapat kabar bahwa karyaku masuk 99 kisah inspiratif yang diterbitkan. Senang rasanya dapat berbagi kepada pembaca.

Buku tersebut juga akan diberikan sebagai cindera mata kepada seluruh peserta Hakteknas yang terdiri dari ratusan mahsiswa penerima Bidikmisi dari Sabang hingga Merauke. Setelah melalui tahap seleksi yang cukup ketat, lebih dari 300 karya yang masuk pada akhirnya terpilih 99 kisah yang akan dibukukan. Lomba kepenulisan yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia itu menghasilkan sebuah antologi buku yang berjudul “Para Pembidik Mimpi: 99 Kisah Penerima Bidikmisi Berprestasi”.

Beberapa minggu kemudian, Aku mendapatkan 1 eksempler buku tersebut. Rasa syukur atas izinnya menjadi 1 dari 99 mahasiswa/alumni yang dimuat cerita inspirainya. Disela-sela waktuku, Aku menyempatkan membaca satu per satu cerita dari 98 kisah inspirasi lainnya. Sesekali, airmataku menetes karena benar-benar terharu atas kisah-kisah inspirasi tersebut. Sungguh perjuanganku belum seberapa dibandingkan yang lain dan sungguh pencapaianku belum seberapa dibandingkan yang lain.

9 Jan 2017

Liburanku di Kampung Inggris

       Kampung Inggris, namanya tak asing lagi bagi kalangan mahasiswa/i di Indonesia. Salah satunya ialah Aku. Bukan karena membaca berita online maupun menonton di layar kaca namun gaungnya terdengar dari  rekan-rekanku.  Saat libur kuliah atau pasca lulus sarjana, mereka belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris. Setiap ada rekanku yang baru pulang dari kampung Inggris, Aku mencoba bertanya-tanya mengenai kampung Inggris. Setiap kali mereka berbagi cerita, ada rasa yang terbesit dalam hati," Kapankah saya bisa belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris? "Pertanyaan itu seakan-akan hanya menghibur lara yang tak kunjung terobati. Karena membutuhkan biaya yang cukup banyak untuk belajar di Kampung Inggris. Apalagi Aku yang berasal dari Sumatra, sekali flight butuh biaya yang cukup besar. 

              Pasca wisuda, Akupun berencana melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Biaya S2 yang cukup menguras saku membuatku menunda sejenak. Akupun mencoba membaca beberapa website beasiswa dalam negeri maupun luar negeri. Ada satu persyaratan yang sangat memberatkan bagiku. Apakah itu? Toefl/ Eilts. Syarat tersebut benar-benar membuatku membungkus rapi impian. Akupun mencoba mengikuti tes Toefl ITP, namun hasilnya belum mencapai target yang telah ditentukan. Akupun mencoba  belajar mandiri menggunakan buku yang dibeli di salah satu book shop. Aku mencoba memahami materi demi materi, namun saat mencoba mengerjakan soal-soalnya Aku tak sabar saat melihat hasil akhirnya. Sering kali buku tersebut menangis saat Ku pukul dengan keras dengan telapak tanganku. Imajinasiku melambung tanpa batas, Andai saja Aku punya uang banyak pasti Aku bisa belajar ke Kampung Inggris.
            Suatu hari, Allah SWT memberikanku kesempatan untuk melanjutkan ke jenjang master dan kampus pilihanku tak jauh dari Kampung Inggris. Ayah...Ibu...”Kalau liburan semester ganjil, Dedek gak pulang y? .”Kenapa ?”tanya Ibu. Akupun menjelaskan,”Bu, Dedekkan dari dulu ingin sekali belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris. Kebetulan kampung Inggris itu gak jauh dari tempat Dedek kuliah, 2 sampai 3 jam perjalanan”. Ayah dan Ibupun memberikan izin.
                Tibalah hari dimana ujian semester ganjil telah rampung. Akupun mulai membaca beberapa referensi mengenai program dan course yang ada di kampung Inggris. Selain itu, Aku juga meminta rekomendasi dari teman-temanku. Akupun mencoba menghubungi beberapa course untuk menanyakan program yang ada pada periode 25 Desember. Akupun mendapatkan beberapa informasi hingga akhirnya memilih satu paket yang ada dalam sebuah course yang sesuai tujuanku yaitu improve speaking skills. Beberapa hari kemudian, Aku berangkat ke Kediri menggunakan Bus. Sebelumnya Aku berencana menggunakan travel namun semua travel full pada waktu itu karena keberangkatanku berbarengan dengan liburan sekolah.
           Aku memilih sebuah paket  yang di dalamnya terdapat 7 program. Program tersebut terbagi menjadi 2 bagian yaitu program di kelas dan di camp. Program yang Aku ambil untuk di kelas meliputi Zip-Zip, Pronoun ½, Tic-Talk dan Speak Up 1. Sedangkan, program di Camp meliputi Morning class, Diary Up dan Evening Class. Kegiatan yang harus di ikuti juga sangat padat. Selain itu, camp memiliki peraturan yaitu English area. Peraturan tersebut sangat baik karena dapat menjadi wadah dalam practices. Bagi members yang ketahuan menggunakan selain bahasa Inggris mendapat point. Point tersebut dapat ditukar dengan hukuman yang membuat kita semakin belajar yaitu vocabulary. Tetapi bukan hanya vocabulary saja, kalau sudah dapat 3 point and so on akan mendapat hukuman yang lebih seru. Selama 2 minggu, I got 1 point.
            Aktifitasku yang cukup padat membuatku harus bisa mengatur waktu istirahat. Kegiatan dimulai dari pukul 05.00 WIB dan hingga 19.30 WIB. Terdapat beberapa break yang digunakan berbagai aktifitas lain dan istirahat. Aku mengikuti 4 Program di kelas dengan masing-masing program 90 menit. Belajar di kelas sangat menarik karena tutor yang mengajar sangat friendly dan memiliki banyak srategi dalam mengajar. Beberapa materi juga baru Aku ketahui sehingga sangat tepat dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
              Selain belajar di kelas, Aku juga belajar di camp dengan tutor yang akrab dipanggil Bro Uu. Saat pagi hari, Aku mengikuti morning class. Pada program ini, Aku bersama teman dan tutor membahas beberapa hal meliputi vocabulary yang berkaitan dengan topik, idiom, chit-chat dan topic yang akan ditulis dalam diary up. Kemudian, sore hari kami menulis diary up dan diperiksa oleh tutor. Sedangkan pada evening class, tutornya selalu berganti dan memiliki topic yang berbeda-beda.

            Selain belajar, Aku juga bisa menambah teman di Kampung Inggris. Mereka yang hadir dari berbagai pulau di Indonesia. Seperti halnya teman campku, mereka hadir dari berbagai Provinsi. Ada dari Sumatra Utara ( Yasir & Saiful), ada juga dari Kalimantan ( Novar), juga ada dari Makassar ( Fadly, Fauzi dan Mul) serta dari Jakarta (David). Sedangkan Aku sendiri berasal dari Jambi yang sedang menempuh pendidikan di Malang. Aku menemukan banyak cerita dari mereka. Meskipun kita berasal dari berbagai Kota, kita bisa seru-seruan. Setiap pribadi memiliki keunikkan masing-masing. Unik bukan berarti aneh tetapi memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Bagiku, seumur hiduppun Aku belum tahu apakah bisa menjelajah penjuru Indonesia. Disini, Aku bisa saling berbagi cerita yang menarik. Rasa kekeluargaan di Camp sangat terasa karena aktivitas kami sering bersama-sama. Campku berisi 8 orang dengan masing-masing kamar 2 orang. Siapakah roommate ku kali ini?                     Seperti yang Ku haturkan dalam do'aku,"Ya Allah SWT, pertemukanlah Aku dengan orang-orang yang baik". Roommate ku kali ini memberikan pesan yang baik bagiku. Mungkin ini cara Allah SWT mengingatkanku dengan mempertemukan orang yang dapat memberikan contoh. Roommate kali ini lebih dewasa dariku sehingga pada awal-awalnya Aku sering memanggilnya "Pak". Ia pun meminta untuk dipanggil "Bang" atau "Mas". Karena lupa atau bagaimana, Aku sering salah panggil sehingga Ku memanggil " Om" atau "uncle". Ada hal membuatku penasaran satu minggu awal dari roommate ini. Dan setelah satu minggu Aku baru tahun Who you are. Dalam hati berkata,"Great". Dan, dalam hati memendam rasa syukur bisa satu ruang dengannya. Sedikit banyak, Aku mendapatkan ilmu dari pengalamannya. Selain itu, Aku bisa belajar habit baik yang Ia miliki. Meskipun, habit ini sudah dibiasakan oleh roommateku saat tinggal di Kota Pelajar. Rasanya terhapus oleh kesibukan habit itu dan ini Allah SWT pertemukan untuk mengingatkan kembali. Tak sepenuhnya ilmu bersumber dari Buku tetapi pengalaman baik atau buruk adalah ilmu. Tak sepenuhnya ilmu diajarkan oleh guru tetapi juga bisa melalui teman.
           Meskipun hanya 2 minggu, Aku dan mereka seperti  keluarga. Candanya yang ku rindu, apalagi bicara Powder. Selain itu, juga keseruan saat mencari makan baik breakfast, lunch atau dinner. Apa lagi waktu tahun baru yang cukup membutuhkan kesabaran saat menyalakan bara api. Semua indah saat hidangan telah siap, apalagi yang meracik bumbumnya ialah Chef ternama dari hotel yang terkenal. Dia adalah 'David'. Dimalam terakhir di Kampung Inggris, Kami ngobrol di salah satu coffe shop. Meskipun hari itu cukup lelah setelah tampil drama, Aku harus tetap tersenyum. Keseruan kita berlanjut keesokkan harinya di Tansu. Tansu merupakan makanan baru bagiku karena baru ketemu untuk pertama kalinya. Akupun menikmatinya dibalik canda dan angin semilir yang berhembus. Hari itu juga menjadi hari perpisahan kami bersama tutor camp kami. Terima kasih brother Uu atas semua ilmunya. Kampung Inggris, Kau mengukir kenangan Indah dan Aku akan kembali untuk mengukir keindahan itu kembali. See You on Top... 

9 Mar 2016

PANDUAN PENYELENGGARAAN LOMBA KARYA TULIS ILMIAH




        Karya Tulis Ilmiah bukan hal asing bagi kalangan siswa dan mahasiswa. Hal ini dikarenakan bagi sebagian siswa dan mahasiswa, karya tulis ilmiah merupakan wadah untuk mengekspresikan ide yang dimiliki dan didukung oleh data yang relevan. Karya Ilmiah juga menjadi sebuah tiket untuk bertemu orang-orang besar dan dan bertemu para pencipta karya luar biasa. 
      Karya ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan sesuai menurut metodologi penulisan yang baik dan benar (Haryanto, 2000). Karya Tulis Ilmiah merupakan salah satu kompetisi yang sering diselenggarakan oleh beberapa instansi seperti Perguruan Tinggi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Balitbangda, Perbankan, dan lain-lain. Ruang lingkupnya pun bervariasi baik tingkat Provinsi, Nasional bahkan Internasional. Ada beberapa tahap dalam menyelenggarakan kompetisi yang satu ini.

A.   TAHAP AWAL
Tahap awal merupakan langkah awal yang harus dipersiapkan sebelum mempublikasi kompetisi. Adapun persiapan tersebut sebagai berikut :

1.      Panduan Karya Tulis Ilmiah
Panduan Karya Tulis Ilmiah terdiri atas beberapa bagian meliputi Syarat dan Ketentuan Umum, Waktu Pelaksanaan, Mekanisme Pelaksanaan, dan Hadiah.
Contoh panduan dapat dilihat disini.

2.     Pamplet/ Brosur
Pamplet/ Brosur berisi beberapa informasi singkat mengenai lomba dan kontak panitia penyelenggara. Pamplet/ Brosur dapat dipublikasikan melalui sosial media dan mading di Kampus maupun di luar Kampus.
3.      Melakukan Koordinasi
Divisi LKTI tidak dapat mengerjakan semua pekerjaan sendiri. Divisi LKTI harus bekerjasama dengan semua divisi yang ada untuk menyukseskan kegiatan. Adapun beberapa divisi tersebut sebagai berikut.

a)      Divisi Acara
Divisi LKTI mengkoordinasikan kepada Divisi Acara mengenai penjadwalan persentasi, seminar dan Field Trip.

b)      Divisi HumPubDekdok
Bentuk koordinasi berkaitan dengan publikasi lomba melalui media sosial, website, brosur dan lain-lain. Selain publikasi, bentuk kerjasama juga berupa dokumentasi selama kegiatan berlangsung dan berkaitan dengan sponsorship.

c)      Divisi Perlengkapan
Bentuk koordinasi dengan divisi perlengkapan berupa persiapan penginapan, perlengkapan saat persentasi (Ruang, Infokus, layar, Meja, Kursi, Sound System) dan lain-lain.

d)     Divisi Kestari
Bentuk koordinasi dengan divisi kestari berupa cetak pamplet/ brosur, Sertifikat Finalis dan Juri, serta surat-menyurat. Surat-surat tersebut meliputi surat undangan peserta, surat permohonan sebagai juri, proposal kegiatan (jika finalis memerlukan).

e)      Divisi Konsumsi
Bentuk koordinasi dengan divisi konsumsi berkaitan dengan konsumsi peserta meliputi makan berat, makanan ringan dan festival kuliner.

f)       LO
Bentuk koordinasi dengan divisi LO berupa informasi umum mengenai kegiatan dan mendampingi peserta selama kegiatan.

g)      Transportasi
Bentuk koordinasi dengan divisi transportasi berkaitan dengan transportasi peserta dengan beberapa rute meliputi : Bandara-Penginapan, Terminal Bus-Penginapan, Stasiun-Penginapan, Penginapan-Kampus/ tempat penyelenggaraan, Penginapan-Field Trip.

4.       Juri
Dalam persiapan awal juga  telah memilih beberapa juri yang dilibatkan dan mulai menghubungi serta mengkonfirmasi. Juri diberikan informasi seputar mekanisme lomba. Biasanya juri terdiri atas 3 orang yang berpengalaman dalam dunia karya ilmiah maupun teknologi.


5.       Pusat Informasi
       Mempersiapkan beberapa pusat informasi yang dapat ditujuh seperti nomor handphone, sosial media dan email. Dan selalu melakukan pengecekan berkala. Dengan demikian, peserta dapat bertanya dengan mudah.


6.      Jadwal Kegiatan
      Jadwal kegiatan berisi susunan kegiatan, waktu dan tempat pelaksanaan. Untuk LKTI terdiri atas 2 jadwal. (a) Jadwal publikasi informasi hingga pengumuman lomba, (b) Jadwal kegiatan selama proses final.
B.    TAHAP PENYELEKSIAN

Pada tahap ini, panitia akan memulai kerja yang ekstra. Panitia akan menerima berkas baik melalui email maupun melalui jasa pengiriman. Mulailah merapikan berkas yang masuk dan mencocokkan data yang masuk melalui email, hardcopy dan sms konfirmasi. Selalu merapikan rekapitulasi data yang masuk. Berkas-berkas yang telah diterima segera memberikan kepada juri. Hal ini agar tidak tertumpuk di panitia maupun di juri. Merekapitulasi nilai dari juri dan memilih 10 atau 15 (*10 atau 15 tim bukan menjadi jumlah mutlak, jumlah peserta dapat disesuaikan oeh penyelenggara sesuai ketentuan) tertinggi untuk diundang mengikuti tahap selanjutnya. Selain itu, Divisi juga mengarahkan tanggungjawab LO dalam mendampingi finalis.
C.    TAHAP PENGUMUMAN

Pengumuman dapat dilakukan melalui beberapa cara meliputi website, twitter dan Facebook. Setelah mempublikasi hasil, panitia dapat mengirim keseluruh peserta dan menelpon semua tim yang masuk ke tahap selanjutnya. Selanjutnya masing-masing LO akan menghubungi tim yang akan didampingi. Selain mengkonfirmasi kehadiran peserta pada tahap ini, divisi LKTI juga harus mengkonfirmasi kehadiran juri pada saat final.

D.   TAHAP FINAL
1)      Kedatangan
    Pada tahap ini panitia akan menyambut peserta. Divisi LKTI selalu mengkoordinir kehadiran peserta melalui LO maupun secara langsung. Selanjutnya melakukan koordinasi ke LO, Transportasi dan Perlengkapan mengenai kedatangan peserta baik di bandara, stasiun, terminal maupun langsung ke penginapan. Selalu ada divisi konsumsi dan LKTI yang siap menyambut peserta di penginapan.
2)   Technical Meeting
         Technical Meeting merupakan silaturahmi panitia terhadap seluruh finalis dan dilanjutkan dengan pengarahan seputar kegiatan saat final. Biasanya diawali dengan perkenalan seluruh delegasi dan panitia. 
3)   Persentasi
          Persentasi dilakukan satu per satu tim. Tim yang melakukan persentasi diacak. Pengacakan dapat dilakukan dengan membuat kertas kecil yang ditulis nama tim dan digulung sesuai jumlah tim. Untuk persentasi pertama, kertas diambil oleh juri. sedangkan persentasi selanjutnya diambil oleh tim yang mempresentasikan karya sebelumnya. Masing-masing tim memiliki waktu untuk melakukan persentasi selama 15 menit (10 menit persentasi dan 5 menit tanya-jawab bersama juri).
4)     Field Trip
       Field Trip merupakan salah satu bagian kegiatan yang sangat menarik bagi peserta. Field Trip juga dapat menjadi sebuah wadah untuk memperkenalkan pariwisata dan produk yang dimiliki daerah setempat. Sebelum field trip, usahakan telah terdata jadwal kepulangan pesera sehingga dapat mengkoordinasikan ke divisi transportasi. Dengan demikian, peserta dapat menyesuaikan kawasan yang dikunjungi. Usahakan seluruh LO tetap mendampingi peserta agar peserta tidak tersesat. ( Catatan : Usahakan kualifikasi LO yang memiliki wawasan mengenai pariwisata, sejarah dan kuliner yang dikunjungi).
5)     Pembagian Hadiah
      Pembagian hadiah sering kali dilaksanakan serentak pada penutupan kegiatan/ seminar, sehingga Divisi LKTI harus cepat merekap nilai persentasi dan karya sehingga dapat menentukan pemenang. Divisi LKTI juga langsung menyerahkan nama-nama kepada Divisi Kestari sebelum Pengumuman sehingga sertifikat dapat dicetak segera sesuai data pemenang. Masukkan sertifikat pada masing-masing map seuai urutan pemenang dan sertifikat terdiri atas beberapa bagian (Pemenang, Finalis dan Seminar). Divisi LKTI juga mengecek kembali hadiah berupa tropy, uang tunai dan marchandise.
6)     Kepulangan
      Waktu kepulangan masing-masing tim berbeda-beda. Ada yang kembali  setelah seluruh rangkaian acara selesai, ada pula yang pulang pada saat field trip berlangsung, ada pula yang memperlambat waktu kepulangan. Panitiapun harus segera mendata agar dapat mengatur transportasi dan check out dari penginapan. Jangan sampai terjadi ketinggalan pesawat, kereta  maupun bus. LO dan Divisi LKTI lebih mengetahui kondisi tempat penyelenggaraan kegiatan, sehingga berikan informasi mengenai jarak dan kondisi jalan di kota tersebut.

      Demikian panduan penyelenggaraan Lomba Karya Ilmiah, semoga bermanfaat dan sukses dalam menyelenggarakan lomba tersebut. Menjadi penyelenggara atau peserta adalah sebuah pengalaman yang luar biasa. Memberikan best service tak semudah membalikkan telapak tangan, namun berusahalah untuk memberikan service terbaik. Penulis berterima kasih telah menggunjungi blogspot ini dan mohon maaf atas segala khilaf. Semangat berkarya untuk Indonesia...

Informasi lebih lanjut :
Blogspot   : www.eldoclass.blogspot.com
Facebook  : L Widodo
Twitter      : @WidodoAl
Instagram  : @l_widodo
BBM         : 74F54261
Email        : widodosmile@yahoo.co.id








18 Des 2015

Tips Lulus LPDP

          Banyak anak bangsa yang ingin melanjutkan study ke jenjang Magister. Namun, sebagian menutup mimpi dikarenakan keterbatasan biaya. Saat ini ada beberapa program beasiswa S2 dari pemerintah Indonesia. Salah satunya ialah Beasiswa Pendidikan Indonesia. Beberapa rekan bertanya tips-tips lulus LPDP. Berikut tips versi penulis (Widodo).


Tips Lulus LPDP 
  1. Mencari informasi mengenai beasiswa LPDP melalui Internet ( Website : www.lpdp.kemenkeu.go.id) dan Mahasiswa Penerima Beasiswa LPDP.
  2. Mencatat syarat dan ketentuan dari masing-masing program. Untuk mengetahui syarat dan ketentuannya, Anda dapat mengunjungi Link di bawah ini:
         a) Beasiswa Magister dan Doktor
         b) Beasiswa Tesis dan Disertasi
         c) Beasiswa Afirmasi
         e) Presidential Scholarship 
3. Setelah mengetahui syarat dan ketentuan, pilih program sesuai kualifikasi yang Anda miliki.       Dalam memilih program, libatkan rekan yang paham dengan beasiswa LPDP/ konsultasi dengan dosen dan penerima beasiswa LPDP.
4. Dalam 1 tahun, LPDP melaksanakan seleksi dalam 4 Periode. Persiapkan berkas yang diperlukan dan mencatat deadline dari Periode I sampai dengan 4. Tentukan periode yang tepat dengan persiapan Anda. Anda hanya memiliki 2 kali kesempatan untuk meng-apply LPDP. Jadi, persiapkan dengan maksimal untuk hasil yang maksima.
5. Melakukan pendaftaran melalui www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id . Gunakan email yang aktif dalam mendaftar. Hal ini dikarenakan pemberitahuan akan diterima melalui email dan sms.
6. Tahap selanjutnya setelah melakukan pendaftaran yaitu menunggu pengumuman administrasi. Pengumuman akan diberitahukan melalui sms dan email.
7. Jika dinyatakan lulus administrasi, Anda akan mengikuti tahap selanjutnya yaitu tahap wawancara. Sebelum pelaksanaan, peserta akan mendapatkan beberapa kiriman yang berkaitan dengan tahap ini yaitu (a) jadwal tes untuk seluruh wilayah tes di Indonesia, (b) gambaran proses tes, (c) Pembagian kelompok Essay On the Spot, Leaders Group Discussion ,Verifikasi Data dan Wawancara.

Alur dan Informasi Seleksi Beasiswa LPDP
Tabel Jadwal LGD, Essay, Verifikasi dan Wawancara

Informasi Penting


Pada tahap ini terdiri atas beberapa sesi meliputi :
a.       Essay On the Spot
     Essay On the Spot merupakan tahap seleksi untuk mengetahui wawasan peserta dalam menanggapi sebuah masalah. Penyelesaian yang diberikan peserta tertuang dalam tulisan. Pada tahap ini diberikan 2 masalah yang sedang hangat di publik. Peserta diminta untuk memilih salah satu permasalahan dan memberikan pendapatan melalui kertas yang diberikan oleh panitia. Kertas yang tersedia hanya satu lembar dan hanya diberikan waktu selama 30 menit.  
      Pada saat mengikuti tahap ini, penulis memilih satu permasalahan yaitu hukuman mati di Indonesia. Pemilihan permasalahan ini harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Dalam waktu yang sangat singkat harus memetakan konsep yang ada dalam pikiran sehingga bisa memilih topik yang paling dipahami. Bagaimana cara memahami? Topik yang diberikan General, sehingga melakukan persiapan terlebih dahulu sebelum mengikuti tahap ini. Persiapan yang dilakukan oleh penulis yaitu mengikuti berita televisi. Penulis memilih stasiun televisi yang berpotensi banyak menayangkan berita yaitu metro tv dan tv one. Selanjutnya, penulis mencatat informasi-informasi penting dalam buku harian. Untuk melengkapi informasi, Penulis membaca berita online seperti kompas.com dan detik.com.
        Setelah memilih salah satu topik, segeralah menulis dengan rapi dan runtun. Sebagaimana kita ketahui secara garis besar, essay terdiri atas pendahuluan, isi dan penutup. Baca kembali saat telah selesai, untuk mengetahui apakah ada penulisan yang salah. Tidak disediakan penghapus pena, sehingga berhati-hatilah. Tidak harus dipenuhi dua halaman, tetapi berikan tulisan yang berkualitas dan tepat sasaran. Hindari pengulangan kalimat yang memiliki makna yang sama.
b.      LGD ( Leaders Group Discussion)
     Leaders Group Discussion merupakan tahap seleksi untuk kepemimpinan peserta dalam berdiskusi. Sebelum memulai diskusi, peserta memperkenalkan diri. Berikan kesan terbaik dalam perkenalan tersebut dengan menyebutkan beberapa identitas diri meliputi nama, universitas sebelumnya, program beasiswa yang diambil, uniersitas tujuan.Usai perkenalan, peserta diberikan sebuah artikel. Topik artikel yang diperoleh penulis adalah program bela negara. Tidak ada pemilihan pemimpin diskusi. Pemimpin diskusi terpilih dengan kesadaran peserta. Bagi peserta yang menguasai topik dapat mengajukan untuk memimpin diskusi. Selanjutnya, peserta akan memberikan argumen terhadap topik. Sampaikan argumen dengan lugas dan tidak terburu-buru serta mengunakan bahasa Indonesia dengan baik. Berargumen sesuai latar belakang, misal penulis berasal dari pendidikan, maka sampaikan argumen dari sudut pandang pendidikan. Usahakan tidak ada peserta yang tidak diam. Biat catatan kecil atas argumen yang diberikan oleh masing-masing peserta pada kertas buram yang diberikan. Pada akhir diskusi akan ditarik kesimpulan oleh pemimpin diskusi, berikan tambahan jika ada yang kurang.
c.       Verifikasi Dokumen
       Peserta wajib membawa semua dokumen asli yang telah di-upload (Bukan fotokopi atau dokumen yang terlegalisir). Susun urutan dokumen sesuai yang tertuang pada kartu peserta. Sebelum mengikuti tahap ini, peserta tidak dapat mengikuti tahap wawancara. Tahap ini, peserta akan memberikan dokumen asli untuk diverifikasi oleh tim panitia. Tunggu di ruang yang telah ditentukan. Jangan lupa untuk melihat kode kelompok yang telah dikirim oleh LPDP melalui email. Segera verifikasi saat nama telah dipanggil dan keluar dilayar proyektor. Sampaikan dengan baik dan sopan saat tim menanyakan mengenai dokumen Anda. Penulis memilih program afirmasi jalur prestasi Nasional dan Internasional sehingga harus membawa dokumen asli sebagai berikut :
1)      Ijazah S1
2)       Transkrip Nilai
3)      Surat Rekomendasi
4)      Surat Pernyataan
5)      Surat Izin
6)      KTP
7)      Serifikat Prestasi
8)      Toefl
9)      Rencana Studi
10)   SKCK
11)   Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba
12)   Formulir Pendaftaran (Dapat didownload melalui akun masing-masing)
13)   Kartu Peserta (Dapat didownload melalui akun masing-masing)
Dokumen Asli
Lembar Kontrol Verifikasi Dokumen



d.      Interview/ Wawancara
         Tahap ini merupakan tahap yang  cukup menegangkan oleh peserta. Pada tahap ini, peserta akan bertemu 3 dosen yang berasal dari Universitas-Universitas terkemuka di Indonesia. Salah satu dari ketiga dosen tersebut ialah psikolog. Pada saat memasuki ruangan interview, berikan senyum terbaik dan bersalaman dengan interviewer. Pembuka interview, interviewer akan memperkenalkan diri dan memberikan ucapan selamat kepada peserta. Selanjutnya, interview mengklarifikasi data. Pesertapun memperkenalkan diri kepada interviewer. Pada saat penulis mengikuti interview, interviewer bertanya menggunakan bahasa inggris sehingga penulis menjawab menggunakan bahasa inggris. Diperkirakan 50% pertanyaan dijawab menggunakan bahasa inggris, sedangkan 50% menjawab pertanyaan menggunakan bahasa Indonesia. Jawab pertanyaan dengan jawaban yang meyakinkan dan tidak memiliki makna ganda. Jika diberi argumen, tanggapi dengan baik dan sopan. Berapa jumlah pertanyaan yang diberikan? Maka jawabannya ialah fleksibel. Pertanyaan sangat banyak sehingga penulispun tak bisa mengingatnya. Pertanyaan tersebut terkait beberapa hal sebagai berikut.
1)      Asal universitas
2)      Skripsi yang telah diselesaikan
3)      Organisasi yang telah diikuti dan kontribusi yang diberikan kepada organisasi
4)      Rencana study
5)      Rencana tesis
6)      Rencana aktifitas selama study
7)      Arti keluarga
8)      Nilai-nilai yang diajarkan dalam keluarga
9)      dll
Sekilas perjalananku dapat dilihat di sini